Tuesday, February 5, 2008

Global Warming

You look at that river gently flowing by. You notice the leaves rustling with the wind. You hear the birds; you hear the tree frogs. In the distance you hear a cow. You feel the grass. The mud gives a little bit on the river bank. It’s quiet; it’s peaceful. And all of a sudden, it’s a gear shift inside you. And it’s like taking a deep breath and going, ‘Oh yeah, I forgot about this’.

Sekarang ini, bumi berada diambang kehancuran. Sekarang ini, bumi sedang dihantui oleh kenyataan mengenai Greenhouse Effect. Sekarang ini juga, bumi sedang dihantam oleh berbagai macam bencana mulai dari air, darat, dan udara.

OK. Semua itu bukan ilusi ataupun bullshit. Namun yang menjadi permasalahan adalah, seberapa parah keadaan yang sebenarnya sedang dialamai oleh bumi ? Dan mengapa sampai sekarang manusia - manusia kebanyakan tidak begitu mengetahui betapa parahnya keadaan bumi yang sedang mereka pijak itu…?

Jadi…

Meski tidak sepenuhnya 100%, namun bahwasannya Pemanasan Global terjadi oleh ulah manusia. Ya, kita tahu bahwa sebenarnya Pemanasan Global itu berbahaya. Pemanasan Global itu dapat menjadikan populasi manusia musnah. Kita semua tahu, karena seakan - akan perkataan tersebut sudah menjadi doktrin yang disuapi oleh guru - guru Geografi SMP kita. Namun, tahukah kita seberapa parah bahaya yang sebenarnya kita hadapi ?

Awalnya, Pemanasan Global jelas - jelas menaikkan temperatur di bumi hingga beberapa derajat, itu keadaan yang dihadapi sekarang. Namun apabila kita menilik beberapa ratus tahun kedepan, kita malah akan dihujani oleh Ice Age, atau biasa disebut sebagai jaman es. Mengapa ? Mencairnya es yang ada di Greenland dan perubahan iklim / cuaca menyebabkan siklus pertukaran udara panas - dingin berhenti. Maka dari itu, Ice Age dimulai dari pulau - pulau di sekitar Eropa dan Amerika.

Dan lagi, pencarian es tidak dimulai semenjak ”kemarin sore“. Adapun data mengenai pencairan es dimulai dari tahun 1850 menujukkan bahwa, kenaikan suhu akibat Global Warming yang besar - besaran terjadi dimulai pada tahun 1980. Dimana teknologi dan perkembangan Industri sedang berkembang secara pesat.

Kenaikan suhu dan temperatur sendiri sebenarnya dikarenakan kadar CO2 yang naik. Semenjak ? Data menunjukkan bahwa dalam 14 tahun terakhir, hampir semua rekor temperatur dan suhu itu masuk kedalam jajaran 10 besar terpanas. Lagi, adapun waktu - waktu tersebut adalah waktu dimana Kemajuan Industri dan Teknologi sedang pesat - pesatnya. Adapun bukti mengenai kenaikan kadar kenaikan CO2 dilihat dari penelitian Inti Es yang dilakukan oleh University of Bern. Menunjukkan bahwa konsentrasi Karbon Dioksida yang ada di dalam Inti Es Antartika telah naik semenjak 650,000 tahun yang lalu.

Jadi ?

Kebanyakan dari efek Pemanasan Global disebabkan oleh manusia sendiri. Industri dan Teknologi yang berkembang tidak diimbangi oleh penggunaan tenaga yang lebih ramah lingkungan. Sebagai contoh di Indonesia sendiri, penggunaan pukat harimau ataupun bom laut justru malah menjadi prioritas dalam menangkap ikan ketimbang jaring biasa. Lalu penggundulan hutan dan pengeboran minyak yang teledor malah mengakibatkan kerugian bagi masyarakat luas. Tahukah kalian apabila Indonesia sudah masuk rekor Guiness dalam bagian penghancur hutan tercepat…?

Namun ini bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat Indonesia saja. Seluruh dunia juga, dimulai dari aspek terkecil sampai yang terbesar, sadarlah ! Mau sampai kapan kita semua akan menginjak - injak bumi kita yang tercinta ini ? Apakah ketika bumi sudah mati dan menjadi abu, baru kita akan sadar ? Jangan sampai menyesal tatkala sudah terlambat. Bergeraklah mulai dari sekarang. Lain dengan hal ini, belum ada kata terlambat untuk membuat sesuatu yang baru.


Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca, pertama kali ditemukan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan sebuah Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.

Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.

Energi yang masuk ke bumi mengalami : 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer 25% diserap awan 45% diadsorpsi permukaan bumi 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi

Energi yang diadsoprsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.

Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah sulfur dioksida (SO2), nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan khloro fluoro karbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.

Gas Kontribusi Sumber emisi global %
CO2 45-50% Batu bara 29


Minyak Bumi 29


Gas alam 11


Penggundulan hutan 20


lainnya 10
CH4 10-20%

Sumber : Kantor Menteri Negara KLH, 1990

[sunting] Dampak pemanasan global

Menurut perkiraan, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu bumi rata-rata 1-5°C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5°C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat. Mekanisme terjadinya efek rumah kaca adalah sebagai berikut (gambar 1). Bumi secara konstan menerima energi, kebanyakan dari sinar matahari tetapi sebagian juga diperoleh dari bumi itu sendiri, yakni melalui energi yang dibebaskan dari proses radioaktif (Holum, 1998:237). Sinar tampak dan sinar ultraviolet yang dipancarkan dari matahari. Radiasi sinar tersebut sebagian dipantulkan oleh atmosfer dan sebagian sampai di permukaan bumi. Di permukaan bumi sebagian radiasi sinar tersebut ada yang dipantulkan dan ada yang diserap oleh permukaan bumi dan menghangatkannya.

[sunting] Akibat

Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.

Save Our Earth

SeLamatKan BuMi Kita...!!!
weLL...akhir-akhir ini kalian ngerasa aneh gak sich sama keadaan bumi kita??? badai..topan..banjir,,,kemarau..panas....kekeringan..hujan yang gak merata (maksudnya mah perubahan cuaca yang gak jelas gitu) tanah longsor and many more.. akhir-akhir ini jga kalian pasti sering banget ngedenger kalimat "GLOBAL WARMING"..yupss..kalian semua juga pasti udah tau kan..maksud gobal warming itu apa?? global warming adalah pemanasan global yang menyebabkan es-es yang ada di kutub utara and selatan sana jadi meleleh truz mencair...global warming juga terjadi karena efek rumah kaca...menurut para ahli yang meneliti keadaan bumi (ahli apa yaah?? ya gitu deh.. ^^) bumi dalam kurun waktu ke depan..bumi bisa di pastikan akan mengalami kelebihan air..yaph..ini terjadi akibat pemanasan bumi...di perkirakan beberapa wilayah di bumi ini akan keredem ama air (banjir seumur idup..ihhh..ngeri banget kan...!!!)
rumah kaca juga punya andil besar dalam pemanasan global..yups..efeknya yaitu..bolongnya lapiasan ozon yang melindungi bumi yang mengakibatkan sinar matahari masuk ke bumi secara langsung..kalian pasti udah tau apa akibatnya kalo sinar matahri langsung masuk ke bumi..yuphh...sinar matahri yang masuk ke bumi and langsung kena ke kulit maka akan mengakibatkan kanker kulit..katarak..duhh sereeem banget kan??? so..sebagi penerus bangsa..kita sebagai generasi muda harus dari sekarang menanam pohon,,jangan pake hair spray...jaga lingkungan kayak gak buang sampah secara sembarangan...jangan menebang pohon secara sembarangan dan lain sebagainya...ok!!!
so...keep our green life for the future